Monelo Digital Agency

4 Rahasia Content Mapping

Content Mapping untuk mencapai target audiens yang tepat.

Content mappping menurut Hubspot merupakan sebuah proses penyampaian konten yang tepat, kepada orang yang tepat, dan pada waktu yang tepat. 

Dengan membuat content mapping, maka Anda bisa lebih siap dan terorganisir dalam memuat keputusan. Kenali pelanggan dan kebutuhan mereka, maka akan tahu konten yang sesuai dan kapan ditayangkan. Pahami pula cara target klien mengambil keputusan, bantu dengan informasi yang sesuai. Content mapping akan membantu Anda menyelaraskan pemasaran digital Anda dengan klien Anda di situs web yang Anda miliki.

Buyer’s persona atau persona pembeli Anda adalah representasi fiktif dari pelanggan ideal Anda. Mengembangkan persona Anda adalah langkah pertama yang penting dalam mengembangkan strategi bisnis Anda. Langkah pertama dalam proses content mapping adalah menentukan sasaran pada setiap persona di berbagai tahap perjalanan pembeli. Setelah itu, terdapat 4 tahapan yang perlu Anda perhatikan, yaitu awareness, interest, evaluation, dan purchase.

Merancang konten yang sesuai dengan target audiens.

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam menyusun content mapping antara lain adalah:

1. Awareness

Pada tahap ini, calon klien atau customer Anda akan mencari konten yang akan membantu mereka untuk mengidentifikasi masalah atau peluang mereka. Mereka mecari konten yang dapat mengedukasi dan memberikan informasi tentang apa yang mereka butuhkan. Mereka menginginkan informasi yang berkaitan atau yang serupa dengan masalah yang sedang mereka hadapi. Untuk menjawab tanya tersebut, yang perlu Anda lakukan sebagai pelaku bisnis yaitu memberikan konten yang mereka cari, sehingga mereka dapat menemukan bisnis Anda adalah jawanan yang tepat untuk permasalahan mereka. Menjadi ‘master’ dalam menciptakan awareness adalah sebuah tiket emas Anda menuju situs web yang sukses.

Anda dapat membuat konten blog, membuat sesi tanya jawab (Q&A), infografik, media sosial, dan promosi berbayar untuk menciptakan awarness. 

2. Interest

Setelah prospek dihasilkan, mereka melanjutkan ke tahap minat, di mana mereka mempelajari lebih lanjut tentang perusahaan Anda, produk Anda, dan informasi serta penelitian bermanfaat apa pun yang disediakan oleh peruahaan Anda. Inilah kesempatan bagi brand Anda untuk mengembangkan hubungan dengan orang-orang di database. Hal yang perlu Anda lakukan untuk mempertahankan prospek melalui email, mengadakan event, buletin, newsletter, dan banyak lagi.

3. Evaluation

Dalam tahap evaluasi, pembeli membuat keputusan akhir tentang apakah mereka akan membeli produk atau layanan yang Anda tawarkan atau tidak. Biasanya, pemasaran dan penjualan bekerja sama untuk memelihara proses pengambilan keputusan dan meyakinkan pembeli bahwa produk merek mereka adalah pilihan terbaik. Untuk itu, beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan kepercayaan tersebut adalah dengan cara mengadakan webinar, presentasi, membuat video edukasi mengenai kelebihan produk atau layanan yang Anda tawarkan.

4. Purchase

Ini adalah tahap terakhir dalam content mapping, di mana calon klien atau customer telah membuat keputusan untuk membeli produk atau layanan yang Anda tawarkan dan berubah berubah statusnya menjadi pelanggan. Dengan begitu, pembeli akan memberikan testimonial dan rekomendasi pada calon-calon klien atau customer yang lain, sehingga keempat proses ini akan terulang kembali.

Setelah mengetahui tentang content mapping, Anda bisa menerapkannya pada bisnis Anda agar penyampaian konten yang tepat kepada orang yang tepat dapat dilakukan di waktu yang tepat pula. Temukan informasi lain seputar media sosial dan digital marketing di Monelo

Post Views: 1,304
Send Messages
1
Need Help?
Have you read our service? Tell me what you need!