New Normal sebagai Konten Media Sosial Bisnis Anda

Indonesia sudah mulai menerapkan sistem New Normal di beberapa daerah. Hal ini disebabkan karena peneliti menganggap bahwa pandemi COVID-19 tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Oleh karena itu, pemerintah membuka lagi izin berkegiatan di tempat umum dengan memperhatikan kebiasaan baru, yakni kebiasaan kebersihan yang lebih tinggi. New normal  ini  berlaku untuk semua sektor yang ada. Baik itu sektor pendidikan, ekonomi, kuliner, dan lainnya. Anda, sebagai pemilik bisnis, juga diwajibkan untuk memperhatikan protokol kesehatan baru ini supaya bisnis Anda tetap bisa berjalan dengan baik tanpa menjadi tempat penyebaran COVID-19.

Tidak hanya menjalankan protokol kesehatan dalam bisnis, Anda pun bisa menyebar luaskan protokol-protokol kesehatan itu dengan membuat konten di website maupun media sosial bisnis Anda. Mengapa? Karena minat masyarakat akan pengetahuan tentang new normal sangatlah tinggi. Selain Anda bisa menyebarkan awareness mengenai COVID-19 dan protokol kesehatannya, Anda bisa sekalian menaikkan traffic akun Anda.

Lalu, apa saja yang bisa Anda lakukan untuk membuat konten New Normal di media sosial?

Mencari Tahu Informasi yang Benar

Mencari informasi yang benar sebelum membuat sebuah konten adalah hal yang harus dilakukan. (Sumber: https://news.stanford.edu/)

Media sosial sangat ketat dalam menyeleksi konten yang berhubungan dengan COVID-19, termasuk konten New Normal. Anda harus benar pahami tentang mana yang benar dan mana yang salah dalam setiap informasi yang ditemui. Jangan asal memasukkan informasi dalam konten New Normal. Selain kemungkinan postingan Anda di-report, Anda juga bisa menjadi pelaku penyebaran hoax. Jadi, cari tahu informasi yang benar sebelum membuat konten.

Berikan Visual yang Menarik

Dengan visual yang menarik, kemungkinan untuk konten Anda dilihat semakin tinggi. (Sumber: https://exoinfotech.com/)

Banyak sekali brand yang mengangkat tema New Normal sebagai konten mereka. Oleh karena itu, pastikan visual konten New Normal Anda adalah yang paling menarik dan mencolok sehingga postingan Anda akan lebih terlihat. Walaupun menarik, Anda harus tetap memastikan bahwa inti dari konten Anda adalah menyebarkan informasi tentang New Normal.

Tambahkan Caption yang Menjelaskan Lebih Rinci dan Bahasa yang Baik

Pastikan semua tulisan postingan Anda sudah baik dan benar agar tidak terjadi kesalah pahaman. (Sumber: https://medium.com/)

Mungkin di bagian foto, ada beberapa penjelasan yang tidak bisa dimasukkan karena terlalu panjang. Jadi, taruhlah informasi New Normal tersebut di bagian caption jika perlu. Selain itu, pastikan bahasa yang Anda gunakan sudah baik dan benar agar tidak misleading.

Arahkan Pengikut pada Laman Official tentang New Normal

WHO (World Health Organization) adalah organisasi kesehatan milik PBB yang menjadi kiblat untuk segala protokol kesehatan COVID-19. (Sumber: https://who.int/)

Maksudnya, Anda bisa menambahkan berbagai laman official yang berhubungan dengan informasi New Normal. Tidak banyak yang memperhatikan ini. Jadi, berikan nilai plus pada konten New Normal Anda dengan menambahkan laman tersebut. Laman-laman tersebut adalah laman Kemenkes dan WHO atau laman lain yang memiliki informasi mengenai New Normal. Anda juga bisa menambahkan laman tempat Anda mendapat informasi pada konten Anda tersebut agar pengikut bisa membaca sendiri dari laman sumber.

Hashtag Harus Sesuai

Tidak hanya caption, hashtag juga menjadi hal yang penting agar semakin banyak yang melihat konten Anda. (Sumber: https://brand24.com/)

Seperti yang kita tahu, beberapa media sosial mulai menghapus konten-konten yang memakai hashtag yang tidak tepat. Jadi, jika Anda membuat konten New Normal, pastikan Anda memakai hashtag yang tepat agar tidak dihapus dan pesan Anda tersampaikan dengan baik.

Terima Koreksi dari Pengikut

Selain Anda dapat informasi baru, Anda juga jadi bisa berinteraksi dengan pengikut melalui koreksi yang mereka sampaikan. (Sumber: https://centralexchange.org/)

Mungkin informasi dalam konten New Normal Anda masih belum sesuai atau kurang. Jadi, tidak menutup kemungkinan kalau ada yang memberikan koreksi untuk konten Anda. Jika ada, maka Anda harus mencari informasi yang diberikan itu benar atau tidak. Kalau benar, tambahkan dalam caption mengenai informasi yang benar atau tambahan. Atau, bisa jadi Anda malah mendapat konten baru untuk media sosial bisnis Anda.

Jadi, bisa disimpulkan, sebelum Anda membuat konten New Normal, Anda diharapkan mencari informasi yang benar terlebih dahulu dan berikan visual yang menarik serta bahasa yang benar. Selain itu, Anda juga diharapkan memberikan laman rujukan tempat Anda mendapatkan informasi serta memperhatikan hashtag yang digunakan. Tidak hanya itu, perhatikan pula koreksi-koreksi yang mungkin muncul di komentar konten Anda.

Jika Anda ingin tahu atau bertanya lebih lanjut atau bertanya mengenai konten untuk media sosial, Anda bisa menghubungi Monelo di 085887582702 atau email ke monelosmm@gmail.com.

Leave A Comment