Kupas Tuntas Rahasia Konten Viral

Konten. Satu kata yang menjadi ‘raja’ di media sosial saat ini. Konten menjadi hal penting yang harus selalu dikejar dan dijaga. Saat ini media sosial tidak hanya digunakan sebagai suatu platfrom untuk hiburan, namun juga digunakan oleh perusahaan atau bisnis tertentu sebagai media pemasaran yang cukup menjanjikan. Tidak menutup kemungkinan bahwa perusahaan mendapatkan klien melalui pemasaran yang dilakukan di media sosial. Untuk itu, perusahaan membutuhkan konten yang tepat untuk memenuhi target pasar dan memenuhi tujuan yang tepat, yaitu menarik klien.

Seperti apa konten yang tepat? Simak ulasannya!

Untuk menarik perhatian dan membangun kepercayaan calon klien, Anda harus menciptakan konten yang informatif, menghibur, dan berbeda dengan konten-konten lainnya. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan estetika visual dari konten yang ditampilkan, dan yang terpenting, konten tersebut harus relevan dengan brand Anda. Konten tersebut harus bisa menjual brand Anda agar  calon klien tertarik dan menaruh percaya pada brand Anda.

 

Informatif

Konten yang Anda buat harus berisikan brand expertise, bagikan tips-tips berguna yang bisa diaplikasikan dalam keseharian target pasar Anda. Misalnya Anda sedang menjalani bisnis busana wanita, dan target pasar Anda merupakan remaja hingga dewasa, maka bagikanlah tips-tips mengenai cara mix and match antara pakaian yang Anda jual dengan sepatu, perhiasan, dan sebagainya, atau bisa juga buat mix and match antar warna yang tepat untuk busana tersebut. Setelah itu Anda bisa memberikan edukasi yang berkaitan mengenai produk yang Anda jual, misalnya perbedaan antara bahan katun dan bahan sutra.

Hiburan

Untuk menghilangkan kesan kaku, Anda dapat membuat konten yang hiburan. Hal ini juga berguna untuk menjalin komukasi dan koneksi antara brand Anda dengan audiens yang merupakan berpotensi besar merupakan calon klien Anda.

Anda bisa menanggapi komentar-komentar yang dituliskan oleh followers Anda dengan sedikit guyon. Jadilah ‘teman’ mereka. Perhatikan trend di sekitar Anda yang sednag terjadi,  usahakan untuk selalu up to date dengan trend tersebut. Buatlah games yang unik dan tidak terlalu sulit, beri hadiah kecil-kecilan sebagai penyemangat. Hal tersebut akan membuat mereka tertarik untuk mengikuti games yang Anda buat dan hal tersebut merupakan hal yang baik karena dapat menaikkan engagement dari brand Anda. Namun jangan lakukan terlalu sering karena hal tersebut akan membuat mereka mengikuti Anda hanya karena imbalan hadiah yang Anda berikan, bukan karena memang menyukai produk Anda.

Berbeda dari yang lain

Untuk berbeda dari yang lain, Anda harus menunjukkan konten yang original dan mencerminkan siapa Anda sebenarnya. Tunjukan personaliti brand Anda. Anda boleh terinspirasi pada suatu konten namun tetap pastikan bahwa konten yang Anda buat merupakan konten yang menunjukan karakter dan persona yang mewakili brand Anda. Buatlah trend Anda sendiri. Cobalah untuk membuatnya out of the box.

Selain ketiga hal tersebut, hal yang tidak kalah penting untuk Anda perhatikan adalah untuk menghindari kesalahan-kesalahan berikut yang dapat merugikan brand Anda:

Hindari konten yang tidak relevan

Jangan menggunakan konten yang tidak ada hubungannya dengan brand Anda. Misalnya, Anda jika menjual pakaian, namun konten yang Anda sajikan merupakan cara merawat hewan, atau mengunggah foto-foto hewan peliharaan Anda, atau menampilkan quotes-quotes yang tidak ada hubungannya dengan brand Anda. Audiens Anda akan bingung dan berpikir bahwa Anda tidak profesional dan serius dalam melaksanakan bisnis.

Foto dengan kualitas buruk

Jika Anda melakukan pemasaran pada media sosial, maka yang visual merupakan modal utama yang perlu Anda perhatikan. Karena calon pelanggan Anda tidak bisa melihat produk Anda secara langsung, maka mereka akan membuat keputusan melalui apa yang mereka lihat. Jika foto yang Anda gunakan dalam konten Anda merupakan foto dengan kualitas buruk, maka calon pelanggan tidak bisa mengetahui dengan jelas akan produk Anda. Usahakan untuk menggunakan foto dengan kualitas baik agar calon pelanggan Anda percaya dengan brand Anda.

Terlalu ‘menjual’

Tujuan Anda di media sosial ini memanglah untuk menjual produk/jasa Anda, namun Anda juga perlu perhatikan bahwa mendorong konten yang berisi hardselling secara terus menerus juga tidak baik bagi brand Anda karena terkesan memaksa. Tawarkanlah produk/jasa yang Anda jual melalui cara halus (softselling) sehingga followers Anda tidak merasa dipaksa untuk harus menggunakan produk/jasa Anda. Berikan hiburan atau edukasi selagi Anda menjual produk Anda, dengan bergitu, followers Anda pun akan mendapatkan sesuatu dari konten yang Anda berikan.

Nah, sekarang Anda sudah mengetaui rahasia konten viral, sekarang saatnya untuk eksekusi!

Jika Anda mempunyai pertanyaan terkait, Anda dapat menghubungi Monelo di email: monelosmm@gmail.com atau hubungi kami melalui WhatsApp di 08588-7582-702. Jangan lupa kunjungi akun instagram Monelo di @monelo.id

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave A Comment

Post Views: 281