Apa Saja yang Harus Ada di One Page Marketing Plan?

Banyak sekali pebisnis yang kurang atau malah bingung sama sekali dengan bisnisnya sendiri. Ada banyak sekali aspek yang harus diperhatikan sehingga fokus pun terbagi-bagi. Salah satu aspeknya adalah marketing bisnis. One Page Marketing Plan adalah sistem praktis untuk memudahkan Anda merencanakan marketing Anda.

One Page Marketing Plan dibuat oleh Allan Dib, penulis dan marketer, untuk memudahkan Anda untuk memasarkan bisnis Anda dengan membagi-baginya kebeberapa kotak. Kotak-kotak ini nanti berisi beberapa penjelasan yang Anda isi sendiri. Setelahnya, Anda bisa dengan mudah membuat marketing yang dapat menyampaikan isi-isi pada One Page Marketing Plan ini.

1. Why

Mengapa Anda memulai bisnis ini? Apa yang membuat Anda mau memulainya? Apakah ada cerita menarik di baliknya?

2. Who

Kotak kedua adalah who atau siapa. Yang dimaksud dengan siapa adalah pelanggan ideal Anda. Misal, jika Anda punya bisnis tas tangan, mungkin pelanggan ideal Anda adalah perempuan usia 20 tahun keatas.

3. Difference

Apa perbedaan bisnis Anda dari saingan Anda? Mengapa Anda begitu spesial sehingga orang lain perlu tahu tentang bisnis Anda?

4. Price & Positioning

Ceritakan pula tentang harga yang Anda banderol untuk produk Anda dan ceritakan mengapa harga tersebut adalah harga yang cocok.

5. Distribution

Di kotak ini, Anda jelaskan bagaimana Anda akan mendistribusikan produk Anda.

6. Platform

Anda akan mempromosikan bisnis Anda. Tapi dimana? Apakah media sosial atau media cetak? Karena platform yang Anda gunakan akan menentukan strategi marketing Anda.

7. Promotion Strategy

Sekarang, tinggal bagaimana cara mempromosikannya. Seperti yang disebutkan, neda platform, bed acara. Jadi, perhatikan baik-baik bagaimana cara mempromosikannya.

8. Conversions Strategy

Kotak selanjutnya adalah cara untuk mempererat hubungan dengan pelanggan atau calon pelanggan agar mereka tetap tertarik dengan bisnis Anda.

9. Growth Strategy

Tidak hanya mempertahankan pelanggan, menambah pelanggan pun juga wajib dipertimbangkan caranya. Mengapa? Agar bisnis semakin berkembang dan tidak jalan di tempat.

10. Referral Strategy

Anda tidak perlu bekerja sendiri untuk menambah pelanggan. Anda bisa menarik pelanggan Anda untuk ikut membantu menambah pelanggan dengan kebijakan referral.

11. Strategy for Increasing Transaction Value

Strategi yang perlu dipikirkan selanjutnya adalah bagaimana cara Anda menambah nilai transaksi yang dilakukan oleh satu orang pelanggan.

12. Retention Strategy

Anda tidak boleh lupa dengan pelanggan setia. Tanpa pelanggan setia, bisnis Anda tidak ada apa-apanya. Selain itu, mereka juga berjasa besar untuk mempromosikan bisnis Anda tanpa diminta. Jadi, buatlah strategi khusus yang memberi keuntungan pada pelanggan setia Anda.

Leave A Comment