Content mappping atau pemetaan konten menurut Hubspot merupakan sebuah proses penyampaian konten yang tepat, kepada orang yang tepat, dan pada waktu yang tepat.

Dengan membuat content mapping, maka Anda bisa lebih siap dan terorganisir dalam memuat keputusan. Kenali pelanggan Anda dan apa yang mereka cari, dan Anda akan tahu konten apa yang akan ditampilkan kepada orang yang tepat dan kapan. Ketahui bagaimana target klien Anda membuat keputusan, dan Anda akan dapat membantu mereka sepanjang jalan dengan hanya menawarkan informasi yang tepat. Content mapping akan membantu Anda menyelaraskan pemasaran digital Anda dengan klien Anda di situs web yang Anda miliki.

Buyer’s persona atau persona pembeli Anda adalah representasi fiktif dari pelanggan ideal Anda. Mengembangkan persona Anda adalah langkah pertama yang penting dalam mengembangkan strategi bisnis Anda. Langkah pertama dalam proses content mapping adalah menentukan sasaran pada setiap persona di berbagai tahap perjalanan pembeli. Ada 4 tahapan yang perlu Anda perhatikan, yaitu awareness, interest, evaluation, dan purchase.

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam menyusun content mapping antara lain adalah:

Awareness
Pada tahap ini, calon klien atau customer Anda akan mencari konten yang akan membantu mereka untuk mengidentifikasi masalah atau peluang mereka. Mereka mecari konten yang dapat mengedukasi dan memberikan informasi tentang apa yang mereka butuhkan. Mereka menginginkan informasi yang berkaitan atau yang serupa dengan masalah yang sedang mereka hadapi. Untuk menjawab tanya tersebut, yang perlu Anda lakukan sebagai pelaku bisnis yaitu memberikan konten yang mereka cari, sehingga mereka dapat menemukan bisnis Anda adalah jawanan yang tepat untuk permasalahan mereka. Menjadi ‘master’ dalam menciptakan awareness adalah sebuah tiket emas Anda menuju situs web yang sukses.

Yang bisa Anda lakukan antara lain adalah dengan membuat konten blog, membuat sesi tanya jawab (Q&A), infografik, media sosial, dan promosi berbayar.

Interest
Setelah prospek dihasilkan, mereka melanjutkan ke tahap minat, di mana mereka mempelajari lebih lanjut tentang perusahaan Anda, produk Anda, dan informasi serta penelitian bermanfaat apa pun yang disediakan oleh peruahaan Anda. Inilah kesempatan bagi brand Anda untuk mengembangkan hubungan dengan orang-orang di database. Hal yang perlu Anda lakukan untuk mempertahankan prospek melalui email, mengadakan event, buletin, newsletter, dan banyak lagi.

Evaluation
Dalam tahap evaluasi, pembeli membuat keputusan akhir tentang apakah mereka akan membeli produk atau layanan yang Anda tawarkan atau tidak. Biasanya, pemasaran dan penjualan bekerja sama untuk memelihara proses pengambilan keputusan dan meyakinkan pembeli bahwa produk merek mereka adalah pilihan terbaik. Untuk itu, beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan kepercayaan tersebut adalah dengan cara mengadakan webinar, presentasi, membuat video edukasi mengenai kelebihan produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Purchase
Ini adalah tahap terakhir dalam content mapping, di mana calon klien atau customer telah membuat keputusan untuk membeli produk atau layanan yang Anda tawarkan dan berubah berubah statusnya menjadi pelanggan. Dengan begitu, pembeli akan memberikan testimonial dan rekomendasi pada calon-calon klien atau customer yang lain, sehingga keempat proses ini akan terulang kembali.

Setelah mengetahui tentang content mapping, Anda bisa menerapkannya pada bisnis Anda agar penyampaian konten yang tepat kepada orang yang tepat dapat dilakukan di waktu yang tepat pula.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Post Views: 373