4 Macam Inovasi; Innovation Matrix

Innovation Matrix adalah visualisasi yang menggabungkan berbagai aspek inovasi. Ada berbagai matriks inovasi. Inovasi sering kali disalahartikan, sebagian karena setiap inovasi dipandang dari sudut pandang yang sama. Inovasi, bagaimanapun, adalah aktivitas yang beragam, dan tidak hanya terjadi di laboratorium, universitas, atau pun pusat penelitian saja. Inovasi muncul bahkan pada saat minum kopi di kafe atau saat dalam perjalanan pulang setelah bekerja. Orang terus-menerus memikirkan cara untuk memperbaiki sesuatu atau memecahkan suatu masalah. Berbagai jenis masalah memerlukan pendekatan dengan cara yang berbeda. Innovation matrix dibuat untuk mendukung Anda dalam membuat keputusan yang tepat terkait peluncuran program inovasi berikutnya sehingga Anda dapat memanfaatkan anggaran Anda secara maksimal.

Ada banyak pendekatan yang baik, namun bukan berarti pendekatan tersebut merupakan pendekatan yang ‘benar’. Innovation matrix digunakan untuk mengetahui definisi masalah yang terdapat dalam kerangka kerja di perusahaan. Sehingga Anda dapat mencoba memahami manajemen inovasi dan hal-hal yang dapat dilakukan untuk bertindak dengan lebih jelas atau lebih cepat.

Albert Einstein pernah berkata: ‘Jika saya memiliki waktu 20 hari untuk menyelesaikan sebuah masalah, saya akan membutuhkan 19 hari untuk mendefinisikannya.’ Memang, mendefinisikan masalah adalah langkah terpenting dalam menyelesaikannya. Kemampuan mendefinisikan suatu masalah merupakan aspek penting dalam memilih strategi yang tepat untuk menyelesaikannya. Aspek lain dalam memilih strategi inovasi yang tepat adalah kemampuan untuk menentukan domain dan keterampilan yang diperlukan untuk memecahkan masalah.

Tujuan utama ini berusaha untuk menyelaraskan nilai intrinsik dan ekstrinsik sedemikian rupa sehingga perusahaan dapat mewakili pasar, dan mencerminkan nilai-nilai bersama dan praktik inovatif dapat muncul dan berkembang. Innovation matrix merupakan kerangka kerja utama yang ditampilkan untuk membantu para pemimpin mengidentifikasi jenis strategi yang tepat untuk memecahkan jenis masalah yang tepat.

Inovasi terbagi menjadi 4 macam kategori:

Breakthrough Innovation
Inovasi ini terkadang disebut juga inovasi radikal, atau inovasi revolusioner. Inovasi ini revolusioner karena menciptakan perubahan paradigma. Thomas Kuhn, dalam bukunya yang berjudul The Structure of Scientific Revolutions, menyebut inovasi ini revolusioner karena menciptakan perubahan paradigma. Misalnya, hal ini terjadi ketika struktur DNA ditemukan pertama kali pada waktu itu. Hal ini merupakan sebuah terbosan yang baru dan berguna dalam dunia sains maupun berbagai aspek lainnya.

Disruptive Innovation
Clayton Christensen, seorang profesor Harvard dalam bukunya yang berjudul The Innovator’s Dilemma memperkenalkan konsep Disruptive Innovation. Dalam studinya tentang mengapa perusahaan yang ‘baik’ gagal, ia menemukan bahwa apa yang biasanya dianggap praktik terbaik — mendengarkan pelanggan, berinvestasi dalam perbankan, dan berfokus pada keuntungan — justu malah dapat mematikan perusahaan dalam beberapa situasi. Singkatnya, apa yang ia temukan adalah bahwa ketika dasar persaingan berubah, karena pergeseran teknologi atau perubahan lain di pasar, perusahaan dapat menemukan diri mereka menjadi lebih baik dalam hal-hal yang semakin tidak diinginkan orang. Jika itu terjadi, berinovasi pada produk Anda merupakan hal yang kurang tepat untuk dilakukan, Anda harus berinovasi pada model bisnis Anda.

Sustaining Innovation
Kebanyakan inovasi dilakukan karena sesuatu perlu bekerja lebih baik daripada yang dilakukannya sekarang. Tujuannya adalah meningkatkan dan memperluas kemungkinan yang ada. Seperti yang dapat dilihat dalam matriks inovasi, masalah didefinisikan dengan baik dan jalan ke depan juga terlihat jelas. Ini adalah jenis inovasi yang diunggulkan oleh peruahaan Apple, di mana terdapat masalah yang jelas dan pemahaman yang cukup baik tentang cara penyelesaiannya. Ketika Steve Jobs pertama kali membayangkan iPod, itu hanyalah perangkat yang memungkinkan Anda untuk memasukkan “1000 lagu ke dalam saku Anda”. Itu berarti Anda harus memiliki sejumlah memori yang sesuai dengan dimensi tertentu. Itu adalah masalah sulit yang membutuhkan beberapa tahun untuk diselesaikan, tetapi cukup jelas apa yang terlibat dan siapa yang mampu menyelesaikannya.

Basic Research
Basic research adalah jenis pekerjaan yang dilakukan di universitas dan beberapa laboratorium R&D. Tidak ada hasil yang didefinisikan dengan jelas. Intinya adalah menemukan lebih banyak tentang cara kerja berbagai hal.

Setelah mengetahui mengenai 4 macam inovasi di atas, akan menjadi jelas bahwa berbagai jenis inovasi menangani berbagai jenis masalah. Beberapa masalah, seperti iPod atau struktur DNA, dijelaskan dengan baik dan juga dengan cara yang tepat.

Leave A Comment

Post Views: 265